Mauidhoh Hasanah oleh KH MUHAMMAD HUSNI MUBAROKĀ
MAJLIS DZIKIR MAULIDURRASUL SAW & HAUL PP MANBA’UL HUDA AL-MUBAROK KEDUNGREJO – JABON – SIDOARJO
Bertempat di Pondok Pesantren MANBA’UL HUDA AL-MUBAROK KEDUNGREJO – JABON – SIDOARJO
SELASA MALAM, 30 DESEMBER 2025 (11 ROJAB 1447 H)

Pendahuluan dan Penghormatan
Alhamdulillah, puja dan puji syukur kita haturkan kepada Allah SWT atas aneka nikmat-Nya, khususnya nikmat iman, kesehatan, dan kesempatan. Atas izin-Nya, kita dapat berkumpul di majelis dzikir Al Khidmah ini dalam rangka memperingati haul pendiri Pondok Pesantren Mambaul Huda Al-Mubarok, almarhum wal maghfurlah Kiai Haji Abdul Wahid Misnan.
Hadir di tengah kita para habaib, masyaikh, dan tokoh masyarakat, di antaranya Sayyidil Habib Taufik Al Jufri, Habib Mustofa Al-Haddar, Habib Abdullah, Habib Haidar Dya Al Idrus, Habib Idrus bin Ahmad Al Haddad, serta para kiai seperti K.H. Ahmad Nawawi, K.H. Ahmad Jamil, K.H. Ahmad Hafid, K.H. Nadir Syafi’i, dan K.H. Sun Haji Abdul Somad. Turut hadir pula keluarga sanad dari Hadratus Syekh Muhammad Utsman Al-Ishaqi dan Hadratus Syekh Ahmad Asrori Al-Ishaqi, yakni K.H. Muhammad Ainul Yaqin Al-Ishaqi. Semoga seluruh keluarga besar almarhum K.H. Abdul Wahid Misnan dan para santri senantiasa dibimbing dan dirahmati Allah SWT.
Taman Surga di Dunia
Majelis dzikir yang kita hadiri malam ini adalah perwujudan dari apa yang disabdakan Nabi Muhammad SAW, bahwa majelis dzikir merupakan taman-taman surga Allah yang ada di atas permukaan bumi. Kehadiran kita di sini, mulai dari dzikir yang dibaca hingga manaqib yang dilantunkan, kita harapkan menjadi tanda bahwa kelak kita akan dikumpulkan di surga Allah bersama Baginda Nabi SAW.
Kisah Syafaat Sultanul Auliya Syekh Abdul Qadir Al-Jailani
Ada sebuah kisah tentang Sultanul Auliya Sayyidina Syekh Abdul Qadir Al-Jailani. Suatu ketika, seorang pemuda datang mengadu bahwa ia bermimpi melihat sahabatnya yang baru meninggal dunia sedang disiksa dengan sangat berat di dalam kubur karena kemaksiatannya selama hidup. Dalam mimpi tersebut, sang sahabat memohon agar pemuda itu meminta doa dan syafaat dari Syekh Abdul Qadir Al-Jailani.
Awalnya, Syekh Abdul Qadir bertanya apakah orang tersebut adalah muridnya, jamaahnya, atau setidaknya pernah lewat di depan rumah beliau. Pemuda itu menjawab tidak untuk semuanya. Namun, pemuda itu teringat satu peristiwa: sahabatnya pernah melewati masjid saat Syekh Abdul Qadir sedang mengadakan pengajian, dan di sana ia sempat menata sandal sang Syekh serta sandal para muridnya.
Mendengar hal itu, Syekh Abdul Qadir tersenyum dan berdoa kepada Allah untuk memberikan syafaat kepada orang tersebut. Malam berikutnya, pemuda itu bermimpi lagi melihat sahabatnya sudah berada dalam kenikmatan kubur yang bercahaya berkat doa dan syafaat sang wali. Inilah bukti nyata bahwa syafaat para wali Allah adalah hak dan benar adanya.
Pentingnya Sambungan (Ikatan) dengan Wali Allah
Syafaat para wali tidak datang begitu saja; syaratnya adalah adanya sambungan, ikatan, atau hubungan. Itulah alasan mengapa dalam setiap majelis Al Khidmah, kita selalu mendengar kisah keteladanan Nabi SAW, para sahabat, hingga para wali seperti Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dan Hadratus Syekh Ahmad Asrori Al-Ishaqi.
Tujuannya adalah agar tumbuh rasa cinta dan ikatan batin. Meskipun banyak dari kita yang mungkin tidak pernah berjumpa langsung atau baru mengenal Al Khidmah setelah beliau wafat, mendengar cerita tentang akhlak dan perjuangan beliau membangun “sambungan” tersebut. Kita berharap, meski amal kita sedikit, kita tetap selamat berkat wasilah para kekasih Allah ini.
Keistiqamahan dalam Al Khidmah
Cahaya Al Khidmah yang dinyalakan oleh Hadratus Syekh puluhan tahun lalu tidak meredup sepeninggal beliau, melainkan semakin terang bersinar dari Sabang sampai Merauke karena keikhlasan beliau. Mari kita istiqamah hadir di majelis ini, ajaklah keluarga dan tetangga agar kita semua mendapatkan keberkahan. Semoga Al Khidmah menjadi perantara keselamatan kita di dunia dan akhirat, serta menjadi sarana bagi keturunan kita untuk menjadi generasi yang saleh dan salihah.
Sumber: Channel YT ALWAVA
Link Full Video Kajian
Pertanyaan, kerjasama, atau laporan konten hubungi kami:
Email : ngaji.anina99@gmail.com
Youtube : @anina99dotcom
Tiktok : @anina99dotcom
Whatsapp : +62 895-6117-07936
Saluran WA : Ngaji Bareng Anina